Berlapis fluorinkatup kupu-kupuKatup kupu-kupu berlapis fluorin adalah jenis katup berlapis yang umum digunakan dalam media asam, basa, dan korosif lainnya. Katup ini telah banyak digunakan dalam industri perminyakan, kimia, farmasi, metalurgi, tenaga listrik, dan industri lainnya. Karena kompleksitas karakteristik strukturnya dan kompleksitas serta keragaman bahan pelapisnya, seringkali pengguna tidak tahu bagaimana memulai pemilihan, oleh karena itu artikel ini akan memperkenalkan cara memilih katup kupu-kupu berlapis fluorin.
1. Katup kupu-kupu berlapis fluorin adalah lapisan plastik yang membungkus permukaan badan katup baja cor atau baja tahan karat dan kelompok katup cakram yang bersentuhan dengan fluida. Tujuannya adalah untuk mencegah korosi. Karena plastik bersentuhan dengan media, kekerasannya rendah, dan media yang digunakan tidak boleh mengandung partikel keras, kristal, kotoran, dll., sehingga mencegah keausan inti katup, lapisan fluorin pada dudukan katup, atau lapisan fluorin selama pembukaan dan penutupan katup. Untuk media yang mengandung partikel keras, kristal, dan kotoran, saat memilih, inti katup dan dudukan katup dapat dipilih dari paduan tahan korosi, seperti INCONEL, MONEL, Hastelloy, dll.
2. Suhu media yang digunakan oleh katup kupu-kupu berlapis fluorin: plastik fluorin yang digunakan adalah F46 (FEP), dan suhu media yang digunakan tidak boleh melebihi 150°C (suhu media dapat mencapai 150°C dalam waktu singkat, dan suhu harus dikontrol di bawah 120°C untuk waktu yang lama). Jika tidak, lapisan F46 pada bagian katup mudah melunak dan berubah bentuk, menyebabkan katup menutup secara tidak teratur dan terjadi kebocoran besar. Jika suhu media yang digunakan di bawah 180℃ untuk waktu singkat dan di bawah 150℃ untuk waktu yang lama, plastik fluorin lain dapat digunakan.
-PFA, tetapi PFA yang dilapisi fluoroplastik lebih mahal daripada yang dilapisi F46.
3. Tekanan dan perbedaan tekanan harus dikendalikan dalam kisaran yang diizinkan. Jika tekanan dan perbedaan tekanan terlalu besar, mudah menyebabkan kerusakan pada segel selama pembukaan dan penutupan katup, yang akan memengaruhi kinerja penyegelan katup.
4. Berbagai jenis media korosif industri seringkali bukan hanya satu jenis asam, basa, dan garam. Hal ini menyulitkan pemilihan material pelapis yang tepat, yang membutuhkan pemilihan parameter yang komprehensif seperti rasio komposisi cairan, konsentrasi, suhu media, ukuran partikel, dan laju aliran media.
5. Katup kupu-kupu berlapis fluorin harus dipilih dengan benar sesuai dengan laju aliran yang dibutuhkan (nilai Cv). Nilai CV katup kupu-kupu berlapis fluorin sedikit lebih kecil daripada katup kupu-kupu wafer biasa dan katup kupu-kupu flensa. Saat memilih, diameter dan derajat bukaan katup kupu-kupu berlapis fluorin harus dihitung sesuai dengan laju aliran yang dibutuhkan (nilai Cv) dan parameter teknis lainnya. Jika diameter katup dipilih terlalu besar, hal itu pasti akan membuat katup terbuka dalam waktu lama. Pengoperasian dalam kondisi kecil, ditambah dengan tekanan media, akan dengan mudah menyebabkan inti katup dan batang katup terkena benturan media sehingga menyebabkan katup bergetar. Batang inti katup bahkan dapat patah akibat benturan media dalam waktu lama. Saat memilih berbagai jenis katup berlapis fluorin, pengguna harus memahami dan menguasai kondisi teknis penggunaannya sebanyak mungkin, sehingga dapat dipilih dan digunakan dengan baik, dan masa pakai katup dapat ditingkatkan. Jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan teknis penggunaan, hal tersebut harus diajukan kepada produsen, dinegosiasikan bersama, dan diambil tindakan penanggulangan yang sesuai untuk mengatasinya. 6. Hindari tekanan negatif. Katup berlapis fluorin harus menghindari penggunaan tekanan negatif di dalam pipa. Jika terdapat tekanan negatif, lapisan fluorin di rongga bagian dalam katup akan tersedot keluar (menggelembung) dan mengelupas, yang akan menyebabkan katup tidak dapat membuka dan menutup dengan benar.
Waktu posting: 29 Juni 2021